Polsek Ketungau Hilir Gerak Cepat Lakukan Ground Check Tiga Titik Hotspot, Tingkatkan Upaya Pencegahan Karhutla

Polsek Ketungau Hilir Gerak Cepat Lakukan Ground Check Tiga Titik Hotspot, Tingkatkan Upaya Pencegahan Karhutla

Sintang – Polsek Ketungau Hilir bergerak cepat menindaklanjuti informasi kemunculan tiga titik hotspot di wilayah hukumnya dengan melakukan ground check serta memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan pengecekan dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 16.30 WIB setelah personel menerima informasi dari hasil pantauan satelit NASA-NOAA2 yang mendeteksi tiga titik hotspot dengan tingkat kepercayaan menengah di Kecamatan Ketungau Hilir.

Pengecekan dilakukan oleh personel Polsek Ketungau Hilir yang terdiri dari Aipda Amin Subagio, Brigadir A. Rasyid, Aipda A. Saeful Rohim, dan Bripka Wagino Perianto.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketiga titik hotspot berada di Desa Setungkup dan Desa Mungguk Kelapa, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang. Petugas menemukan lahan yang sebelumnya terbakar dengan luas sekitar 0,5 hektare, 0,6 hektare, dan 0,8 hektare. Lokasi tersebut didominasi jenis tanah mineral gambut dengan vegetasi semak-semak serta berada jauh dari permukiman warga.

Saat tiba di lokasi, petugas memastikan bahwa api telah padam. Meski demikian, personel tetap melakukan verifikasi titik hotspot, pendataan di lokasi kejadian, serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan selalu mengutamakan langkah-langkah pencegahan karhutla.

Kapolres Sintang AKBP Budi Hartono Sutrisno, S.H., S.I.K., M.Si. mengapresiasi respons cepat jajaran Polsek Ketungau Hilir dalam menindaklanjuti setiap informasi hotspot.

"Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera melakukan pengecekan terhadap setiap titik hotspot yang terdeteksi. Langkah cepat ini penting untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan bersama-sama menjaga lingkungan," ujar Kapolres.

Polres Sintang menegaskan bahwa upaya pencegahan karhutla akan terus dilakukan melalui patroli rutin, pengecekan hotspot, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat guna meminimalisasi potensi kebakaran selama musim kemarau.